Lanceng (jawa) merupakan serangga sejenis dengan lebah, namun ukuran tubuhnya sangat kecil, seujung korek api sehingga jauh lebih mungil daripada tubuh lebah Apis mellifera atau Apis cerana. Tubuh kecil itu justru menguntungkan karena lebah trigona dapat masuk ke kelopak bunga yang amat kecil seperti bunga kakao.
Nama Apis trigona alias lebah lilin, klanceng, lanceng (dalam bahasa Jawa), gala-gala, galo-galo (Sumatera Barat), dan teweul (bahasa Sunda), mungkin masih asing bagi sebagian besar orang. Peternak memang jarang membudidayakan lebah mini itu. Serangga itu lebih banyak hidup di hutan, terutama di batang pohon yang berlubang atau celah-celah batu.
